News

Fadli Zon Tuding Nuruzzaman Pindah Partai

Fadli Zon Tuding Nuruzzaman Pindah Partai

Baru-baru ini, Wakil Sekretaris Jendral Partai Gerindra, Nuruzzaman mengundurkan diri. Nuruzzaman memberikan alasannya mundur melalui surat elektronik.

Dalam suratnya ia menyampaikan alasan ia mundur. Ia pun menyatakan, bahwa keinginan mundur dari Gerindra sudah ada sejak lama. Hanya saja ia tengah mencari waktu yang pas.

Nuruzzaman mengaku, dirinya marah. Amarahnya terpicu karena Fadli Zon menghina Kyai Yahya Cholil Staquf. Penghinaan tersebut terkait acara Israel yang dibelokkan menjadi isu politik ganti presiden.

Bagi Nuruzzaman, penghinaan pada Kyai adalah menyangkut marwah. Hal yang pasti tidak dipahami oleh orang yang hanya mementingkan politik.

Nuruzzaman masih melayangkan surat elektronik. Terkait pengunduran dirinya dair Gerindra. Ia menyampaikan surat tersebut ke Prabowo Subianto, yang merupakan ketua umum Partai Gerindra.

Prabowo belum memberikan tanggapan. Pengunduran diri Nuruzzaman akan dilakukan secara resmi usai lebaran.
Menanggapi pengunduran diri Nuruzzaman, Fadli Zon angkat bicara.

dpr-fadli-zon

Fadli Zon tuding Nuruzzaman Pindah Partai. Oleh karena itulah, Nuruzzaman mudur dari Gerindra. Hal itu Fadli Zon sampaikan di akun twitternya.

Fadli Zon pun menyatakan bahwa Nuruzzaman sudah lama tidak aktif di Partai Gerindra. Fadli Zon mengatakan, bahwa alasan Nuruzzaman yang sebenarnya adalah karena pindah partai. Karena menurut Fadli Zon.

Nuruzzaman sendiri sudah lama tidak aktif dalam kegiatan partai. Tak hanya itu, menurutnya juga Nuruzzaman bukanlah Wakil Sekjen Gerindra.

“Seingat sy ia sdh lama tak aktif di n bukan Wakil Sekjen,” tulis Fadli Zon di twitternya, Rabu tanggal 13 Juni 2018. Selain itu Fadli Zon juga menuliskan niat Nuruzzaman panda partai.

“Kabarnya mmg mau pindah partai. @Gerindra selalu berjuang utk Indonesia Raya.” tulisnya. Nuruzzaman menanggapi tudingan Fadli Zon.

Nuruzzaman mengatakan jika ia hanya ingin mundur. Tidak ada niat untuk pindah partai. “Saya mundur ya mundur saja,” ujar Nuruzzaman, Rabu tanggal 13 Juni 2018.

Mohammad-Nuruzzaman-wakil-sekretaris-jendral-Partal-Gerindra

Nuruzzaman pun menegaskan bahwa dirinya tidak berniat masuk partai lain. “Enggak ada niat sampai hari ini untuk masuk partai lain,” jelas Nuruzzaman.

Untuk saat ini, Nuruzzaman berniat fokus pada Ansor dan Banser. “Mau khidmah di Ansor dan Banser saja,” tegas Nuruzzaman.

Selain itu, terdengar kabar bahwa Nuruzzaman dicalonkan partai lain. Nuruzzaman pun membantah dengan tegas terkait kabar tersebut.

Nuruzzaman memaklumi, tudingan yang dilayangkan padanya adalah akibat ketidaktahuan. “Ya karena ketidaktahuan mereka,” jelas Nuruzzaman.

Nuruzzaman sudah menjelaskan alasan mundurnya dari Partai Gerindra. Salah satunya adalah karena Fadli Zon menyindir Kyai Yahya Cholil Staquf.

Terkait kunjungannya ke Israel demi kepentingan bela Palestina. Fadli Zon menulis “Cuma ngomong begitu doang ke Israel. Ini memalukan bangsa Indonesia.

Fadli-Zon

Tak ada sensitivitas pd perjuangan Palestina. #2019GantiPresiden,” Fadli Zon menuliskannya di twitter. Usai membaca postingan Fadli Zon, Nuruzzaman marah.

Ia pun membalas postingan Fadli Zon. Nuruzzaman mengatakan ia sudah tak bisa tinggal diam. Nuruzzaman pun dengan jelas mengatakan bahwa ia akan menggembosi partai Gerindra,

“Selama ini sy diam dan tidak pernah berkomentar apapun soal @Gerindra @prabowo dan @fadlizon karena saya pernah nyalon dpr ri lewat gerindra tahun 2014.

Tp hari ini saya akan siap bertarung menggembosi @Gerindra krn kelakuan @fadlizon cc @GPAnsor_Satu @mantriss @GunRomli @qitmr”

Sebelumnya, Nuruzzaman juga sudah menegaskan bahwa ia tidak memiliki niat untuk bergabung dalam partai. Hal tersebut ia sampaikan setelah melayangkan surat elektronik ke Prabowo.

“Mundurkan tidak harus dapat persetujuan, Mas. Sementara saya belum berfikir pindah partai,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top