Parenting

Beberapa Mitos Bayi Yang Salah Kaprah dan Membahayakan

mitos-bayi-yang-salah-kaprah

Beritakubaru.com – Sebagian masyarakat di Indonesia masih mempercayai mitos, dimana setiap kejadian yang ada selalu dihubung-hubungkan dengan suatu kepercayaan tertentu termasuk tentang bayi.

Padahal mitos yang beredar tersbut belum tentu kebenarannya. Maka dari itu, sebagai orang tua anda tidak boleh percaya begitu saja pada mitos yang ada. Karena bisa jadi mitos tersebut salah dan bahkan menyesatkan.

Oleh karena itu, dalam artikel tentang bayi kali ini akan membahas beberapa mitos bayi yang salah kaprah dan membahayakan sebagai berikut:

1. Bayi Harus Dibedong Dengan Ketat Supaya Kakinya Tidak Bengkok

Memang bayi yang baru lahir itu kakinya nampak seperti bengkok atau membentuk huruf o. Akan tetapi lama kelamaan saat kakinya mulai kuat maka akan lurus dengan sendirinya.

Jadi, membedong bayi dengan ketat tidak ada kaitannya dengan bentuk kaki. Karena tujuan bedong ini supaya bayi hangat dan nyaman.

Justru jika bedongnya terlalu kuat dan ketat akan membuat bayi merasa sesak dan susah untuk bergerak.

2. Pusar Yang Bodong Harus Ditempel Koin

Pada saat bayi menangis maka pusar mereka akan menonjol sehingga terlihat bodong. Hal ini dikarenakan otot dinding bayi yang masih lemah.

Dengan menempel koin pada pusar bayi bisa beresiko terjadinya infeksi. Oleh karena itu, jangan sekali-sekali anda menempelkan koin ke pusar bayi.

Baca juga: 8 Tips Parenting yang Perlu Dicoba Oleh Orangtua

3. Bayi Tidak Boleh Dipotong Kukunya Hingga Usia 40 Hari

Ada beberapa bayi yang kuku mereka sudah panjang sejak lahir. Awalnya kuku bayi baru lahir ini masih lunak. Beberapa hari kemudian akan menjad keras dan bisa melukai kulit bayi.

Maka dari itu, sejak baru lahir kuku bayi sudah boleh dipotong. Dalam hal ini, gunakan gunting kuku khusus bayi. Dan selalu berhati-hati saat memotong kuk bayi jangan sampai melukai jari tangannya.

4. Bayi Tidak Boleh Keluar Rumah Hingga Usia 40 Hari

Ada orang yang beranggapan bahwa bayi tidak boleh keluar rumah hingga usia 40 hari. Padahal faktanya bayi boleh dibawa keluar rumah misalnya untuk periksa dan kontrol ke dokter atau dijemur sebentar. Yang tidak boleh itu adalah membawa bayi jalan-jalan ke tempat ramai.

Karena tubuh bayi masih lemah yang sangat rentan tertular penyakit dari orang lain yang ada di sekitarnya atau dari udara yang terkontaminasi.

Masih banyak mitos-mitos lainnya seputar bayi yang beredar di masyarakat. Semoga informasi ini bisa menjadi penecerahan terutama bagi para orang tua yang memiliki bayi.

Baca juga: Buat Kalian Para Calon Ibu! Lakukanlah 4 Tips Cepat Hamil Ini

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top